Gresik — Kabar baik datang bagi para pencari kerja di wilayah Gresik dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) akan kembali menggelar Job Fair Gresik 2025 pada tanggal 2–3 Juli mendatang. Menariknya, tahun ini kegiatan tersebut untuk pertama kalinya diselenggarakan di wilayah Gresik bagian selatan, tepatnya di SMA Negeri 1 Driyorejo.
Kepala Disnaker Gresik, Zainul Arifin, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi penyelenggaraan ini merupakan bagian dari strategi pemerataan akses informasi dan peluang kerja bagi seluruh masyarakat Gresik. “Job Fair ini digelar untuk membantu masyarakat, khususnya warga Gresik dalam mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (30/6).
Zainul menambahkan bahwa event tahunan ini terbuka bagi semua kalangan, baik lulusan baru (fresh graduate) maupun para pencari kerja yang telah memiliki pengalaman. “Kami ingin bantu pencari kerja, termasuk yang baru lulus maupun yang sudah berpengalaman. Tahun ini lowongannya lebih banyak dari sebelumnya,” lanjutnya.
Tahun ini, Job Fair Gresik 2025 menghadirkan lebih dari 2.700 lowongan kerja yang mencakup peluang kerja dalam negeri maupun luar negeri. Sejumlah perusahaan dari berbagai sektor industri telah terdaftar sebagai peserta, mulai dari manufaktur, jasa, perbankan, retail, hingga peluang kerja ke luar negeri seperti sektor perhotelan dan konstruksi di Timur Tengah dan Asia Timur.
Bagi para pencari kerja yang ingin mengikuti kegiatan ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Pertama, peserta wajib memiliki Kartu Pencari Kerja (AK1) yang bisa didapatkan melalui Disnaker setempat. Selain itu, peserta juga harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
Menariknya, seluruh proses registrasi dan pembaruan informasi dilakukan secara digital melalui aplikasi “Gresik Kerja” yang tersedia di Google Playstore. Disnaker mendorong peserta untuk mengunduh dan mengisi data secara lengkap melalui aplikasi tersebut sebelum hadir di lokasi. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah proses seleksi awal serta memberikan akses informasi lowongan secara lebih cepat dan efisien.
“Digitalisasi proses pendaftaran ini adalah langkah kami untuk mengurangi antrean panjang dan meningkatkan akurasi data pencaker. Dengan aplikasi Gresik Kerja, peserta juga bisa langsung melihat daftar perusahaan, posisi yang ditawarkan, hingga mengirimkan CV sebelum datang ke lokasi,” terang Zainul.
Job Fair Gresik 2025 ini ditargetkan akan dihadiri lebih dari 8.000 pencari kerja selama dua hari pelaksanaannya. Angka tersebut diperkirakan meningkat dari tahun sebelumnya berkat lokasi yang lebih strategis bagi warga di kawasan Gresik bagian selatan dan perbatasan Sidoarjo.
Dengan semakin meningkatnya jumlah perusahaan dan posisi yang ditawarkan, Disnaker berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menurunkan angka pengangguran terbuka di wilayah Gresik. Selain itu, Job Fair ini juga menjadi sarana penting untuk mempertemukan dunia pendidikan dan industri secara langsung.
Job Fair Gresik 2025 tidak hanya menawarkan kesempatan bertemu langsung dengan HRD dari berbagai perusahaan, tapi juga akan diisi dengan sesi coaching career, konsultasi pembuatan CV, dan tips wawancara kerja oleh praktisi industri. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan para pencari kerja dalam menghadapi proses rekrutmen.
Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan serta jumlah lowongan yang melimpah, Job Fair Gresik 2025 menjadi agenda wajib bagi siapa saja yang tengah mencari pekerjaan ataupun ingin mendapatkan peluang karier yang lebih baik.
Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, masyarakat dapat mengakses aplikasi Gresik Kerja atau menghubungi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik melalui kanal resmi mereka.(red)