Jakarta (ANTARA) – Platform daring berbagi video, Youtube berupaya mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata bagi semua pihak melalui beberapa program yang dijalankan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Kami membantu mewujudkan pembelajaran yang lebih merata dengan memastikan bahwa setiap orang, di mana pun mereka berada, dapat mengakses pengetahuan bagi semua orang dimana pun mereka berada,” kata Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Youtube untuk Asia Tenggara dan Asia Frontier Danny Ardianto dalam panel diskusi di Jakarta, Rabu.
Danny menyoroti bahwa pembelajaran kini tidak lagi terbatas pada ruang kelas. Teknologi terutama kecerdasan buatan (AI) memainkan peran penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua pihak di Indonesia.
Pihaknya mengklaim telah berinvestasi dalam edukasi di YouTube sejak lama seperti Youtube Learning Hub yang merupakan satu tujuan di YouTube untuk konten pembelajaran tambahan dan berbasis minat, hingga inisiatif seperti Akademi Edukreator untuk menginspirasi pengalaman belajar yang menyenangkan, personal, inklusif, dan interaktif, di mana saja dan kapan saja.
“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dan komunitas lokal dalam mendukung ekosistem konten pembelajaran berkualitas tinggi yang mempersiapkan generasi masa depan Indonesia,” kata dia.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyoroti peran teknologi sangat membantu dalam mendistribusikan konten pembelajaran pada masyarakat secara luas.
“Konten pembelajaran yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, terutama di daerah yang sulit dijangkau secara geografis. Pendidikan tidak hanya harus hadir di sekolah formal, tetapi juga melalui berbagai media digital yang menyediakan konten edukatif, menarik, dan bermanfaat,” ujar Mu’ti.
Ia turut menyampaikan sangat penting untuk menciptakan konten yang positif dan membangun, serta mendorong penguasaan teknologi digital yang disertai etika dan tanggung jawab.
Menurut dia teknologi memungkinkan anak-anak belajar kapan saja dan di mana saja, bahkan di tengah ladang sekalipun, sehingga mendukung cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa.
Adapun sejumlah program yang dijalankan bersama kementerian yakni Gemini Academy 2025. Program merupakan kelanjutan dari kolaborasi kami dengan Kemendikdasmen dan bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan dalam memanfaatkan Gemini dari penggunaan AI untuk memperdalam pembelajaran di kelas hingga integrasi pembelajaran coding.
Program selanjutnya yakni Gerakan Edukreator bersama Kemendikdasmen, Kok Bisa, dan Senyawa+ program ini dihadirkan kembali sebagai sebuah inisiatif pelatihan nasional untuk guru, kreator, dan profesional dalam menciptakan konten edukasi bermutu tinggi di YouTube secara gratis.
Kehadiran Akademi Edukreator diharapkan menjadi ruang belajar dan ruang berkreasi para guru, siswa, serta kreator edukasi yang akan berkontribusi pada peningkatan literasi dan numerasi, serta menjadi wadah untuk menginspirasi, mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan mendorong kolaborasi di antara komunitas edukasi.
Sejak diluncurkan pada 2020, program ini telah melatih lebih dari 3.200 peserta dari 34 provinsi.
Source : antara.com
Sejak diluncurkan pada 2020, program ini telah melatih lebih dari 3.200 peserta dari 34 provinsi.
Program selanjutnya yakni Gerakan Edukreator bersama Kemendikdasmen, Kok Bisa, dan Senyawa+ program ini dihadirkan kembali sebagai sebuah inisiatif pelatihan nasional untuk guru, kreator, dan profesional dalam menciptakan konten edukasi bermutu tinggi di YouTube secara gratis.